3 Resiko Registrasi Sim Card Dengan Data Palsu

Smartphone tanpa sim card bagaikan motor tanpa bensin yang tentu saja tidak bisa berjalan dengan semestinya. Sim card memang memiliki peran yang sangat penting sebagai penghubung jaringan ke smartphone sehingga bisa mengakses internet, telepon, sms dan lainmya.

3 Resiko Registrasi Sim Card Dengan Data Palsu

3 Resiko Resgistrasi Sim Card Dengan Data Palsu
Nah saat pertama kali menggunakan sim card atau baru membeli biasanya kita akan disuguhkan dengan formulir wajib untuk diisi sesuai dengan data diri yang menjadi syarat utama registrasi sim card. Tapi pada tahap registrasi ini banyak orang menyepelehkannya dengan mengisi data diri mereka dengan asal-asalan sehingga tergolong palsu tanpa mereka ketahui hal tersebut berdampak negatif seperti berikut ini.

1. Sim Card Bisa Terblokir

Salah satu data diri yang diminta saat melakukan registrasi Sim Card adalah ‘NIK atau Nomor Induk Kependudukan’. Jadi bagi kamu yang registrasi kartu menggunakan NIK palsu atau NIK milik orang lain mending siap-siap Sim Card-nya terblokit deh, karena pihak ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia) akan memblokir kartu prabayar yang terbukti di registrasi dengan NIK palsu.

Baca trik  Tips Terjitu Cegah Memori Internal Ponsel LG Menjadi Penuh

Lalu bagaimana jika membeli Sim Card yang langsung pakai tanpa registrasi? aturan sebenarnya setiap Sim Card harus diregistrasi dulu dengan mengisi data diri sebelum digunakan, oleh karena itu kini banyak konter atau outlet penjual Sim Card memodifikasi kartu prabayar mereka demi memberi kemudahan kepada konsumen. Sim Card yang seperti ini juga bisa-bisa akan diblokir karena tidak sesuai dengan data diri penggunanya.

Baca juga: Cara Hapus Penelusuran Google Chrome HP Android Dengan Mudah

2. Kesulitan Saat Sim Card Hilang

Kesulitan Saat Sim Card Hilang
Musibah mungkin tidak ada yang bisa menduga kapan datangnya, namun kita berhati-hati dengan registrasi Sim Card dengan informasi data yang benar agar ketika Sim Card atau smartphone kita hilang Sim Card masih bisa terselamatkan. Untuk mengganti Sim Card dengan nomor kartu yang sama kamu bisa kunjungi service center sesuai dengan jenis Sim Card cukup dengan hanya membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk) sebagai bukti. Namun jika Sim Card kamu didaftarkan dengan data palsu besar kemungkinan Sim Card-mu tidak bisa didapatkan kembali karena datanya tidak sesuai dengan KTP milik-mu.

Baca trik  5 Hal Yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Membeli Micro SD

3. Terancam Hukuman Penjara

Registrasi kartu dengan NIK orang lain untuk memalsukan data diri bisa membuat kita terjerat hukum karena melanggar aturan yang berdasarkan UUD ITE dengan ancaman Rp 12 Miliar dan kurungan maksimal 12 tahun penjara. Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika ‘Rudiantara’ bahwa jika ada yang kedapan registrasi kartu dengan NIK palsu akan diserahkan kepihak yang memiliki wewenang untuk segera diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. . “Sudah bekoordinasi dengan teman-teman polisi, kalau kedapatan menggunakan NIK orang, silakan diproses,” kata Rudiantara saat ditemui oleh awak media di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat pada Rabu, 7 Maret 2018.

Baca Juga: Cara Uninstall Aplikasi Bawaan HP Android Paling Mudah

Kesimpulan

Jadi mungkin sebaiknya bagi kamu yang sudah terlanjur registrasi Sim Card menggunakan data diri palsu, mengganti Sim Card mungkin adalah cara yang terakhir karena sebelumnya kamu bisa mengatasinya dengan me-registrasi kembali Sim Card smartphone kamu.

Nah itulah 3 resiko me-registrasi Sim Card dengan data palsu, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Baca trik  7 Tanda Hp Kamu kena Hack
3 Resiko Registrasi Sim Card Dengan Data Palsu oleh selviherdawati rating 5